USB flash drive
Senin, 14 Oktober 2013
0
komentar
|
1
|
Sambungan USB
|
|
2
|
Perangkat pengontrol penyimpanan massal USB
|
|
3
|
Titik uji
|
|
4
|
Cip memori kilat
|
|
5
|
Osilator kristal
|
|
6
|
|
|
7
|
Write-protect switch
|
|
8
|
|
Penggerak kilat
USB memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya,
khususnya cakram
flopi atau cakram
padat. Alat ini
lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan
(karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket.
Namun Penggerak
kilat USB juga memiliki umur penyimpanan data yang singkat, biasanya ketahanan
data pada Penggerak kilat USB rata-rata 5 tahun. Ini disebabkan oleh memori
kilat yang digunakan tidak bertahan lama. Bandingkan dengan cakram
keras yang memiliki
ketahanan data hingga 12 tahun, CD/DVD berkualitas (dan bermerek terkenal)
selama 15 tahun jika cara penyimpanannya benar.
Penggerak kilat USB dalam Windows
Sistem
operasi Microsoft
Windows
mengimplementasikan Penggerak kilat USB sebagai USB Mass
Storage Device, dan
menggunakan device driver usbstor.sys. Karena memang Windows memiliki fitur auto-mounting,
dan penggerak kilat USB merupakan sebuah perangkat pasang dan pakai, Windows akan
mencoba menjalankannya sebisa mungkin sesaat perangkat tersebut dicolokkan ke
dalam soket USB. Windows XP dan yang sesudahnya bahkan memiliki fitur Autoplay,
yang mengizinkan penggerak kilat USB tersebut diakses secara keseluruhan untuk
menentukan apa isi dari penggerak kilat USB tersebut. penggerak kilat USB Namun
penggerak kilat USB menjadi media empuk untuk penyebaran virus, karena
kemampuan virus untuk menyalin dirinya sendiri ke penggerak kilat USB dan
dijalankan otomatis ketika dicolokkan pada porta USB (dimana fungsi Autoplay
pada sistem Windows tidak dimatikan). Banyak virus
komputer lokal seperti
halnya Brontok/RontokBro, PendekarBlank, dan virus lokal lainnya menggunakan
penggerak kilat USB sebagai media transmisi virus dari satu inang ke inang
lainnya, menggantikan cakram flopi. Virus-virus yang sebagian besar berjalan di
atas Windows tersebut akan semakin cepat beredar ketika memang Windows
mengakses penggerak tersebut menggunakan fitur autoplay yang dimiliki
oleh Windows. Karenanya, ada baiknya untuk menonaktifkan fitur autoplay,
meski hal ini kurang begitu membantu mencegah penyebaran virus.
Cara penggunaan
USB Flash Drive sangat mudah karena menggunakan USB sebagai interfacenya. Hanya
cukup menancapkan ke port USB pada PC dan akan langsung dikenali sebagai
removable drive tanpa perlu proses rebooting (bersifat “plug and play”) karena
hampir semua sistem operasi terbaru dapat menginisialisasi driver. Hanya memang
untuk Windows 98 masih perlu untuk menginstal driver yang biasanya sudah
tersedia dalam paket USB Flash Drive. Berbeda dengan floppy disk maupun CDR/RW,
USB Flash Drive memiliki keunggulan yaitu tidak perlu menggunakan alat tambahan
untuk memakainya. Jadi tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli alat
tambahan seperti floppy disk drive atau CD-ROM/RW. USB Flash Drive juga tidak
memerlukan tenaga baterai dan sangat ringan.

0 komentar:
Posting Komentar