Mike Hewitt/Getty Images
Setelah kalah empat kali berturut-turut dari Lionel Messi, Cristiano Ronaldo kembali merebut gelar
FIFA Ballon d'Or.
Aksinya bersama Real Madrid maupun tim nasional Portugal, membuat
banyak kalangan menganggapnya sebagai pemain terbaik saat ini. Total 69
gol pada tahun 2013 juga jadi alasan kuat bagi banyak kapten dan pelatih
timnas untuk memilih Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia.
Banyak hal yang menarik dari pemain asal Portugal yang akan berumur 29 tahun pada Februari nanti.
Permainannya yang eksplosif dengan gabungan
speed dan
power membuatnya menjadi salah satu pemain paling berbahaya di dunia. Kecepatannya dalam
dribbling membuat
Ronaldo ditakuti bek lawan. Sementara lompatan Ronaldo yang bisa
mencapai 70 cm ini juga membuat bek yang paling tinggi sekalipun akan
kerepotan saat duel udara dengannya.
Namun masih terdapat satu kemampuan lain dari Ronaldo yang dianggap paling mengancam gawang lawan: tendangan.
Ronaldo memperkenalkan satu jenis tendangan baru yang disebut dengan
knuckle shot.
Tendangan ini adalah tendangan yang membuat bola seolah-olah berbelok
dua kali di udara. Ya, berbeda dengan tendangan pisang yang membelokkan
bola satu kali,
knuckle shot membelokan dua kali ke dua arah yang berbeda.
Fenomena
bola berbelok dua kali di udara ini memang terdengar seperti cerita
khayalan di komik-komik masa kecil. Bagaimana bisa bola dibelokkan dua
kali tanpa menyentuh apapun di udara?
Namun, dulu kita juga menganggap
banana kick
hanya kebetulan semata. Hingga akhirnya para ilmuwan menjelaskan
fenomena ini sebagai akibat dari efek magnus yang memungkinkan bola
dapat berbelok di udara.
Fenomena Vertikal dan HorizontalOlahraga
bisbol sebenarnya sudah memperkenalkan fenomena bola berbelok dua kali
di udara seperti ini jauh sebelum Ronaldo melakukannya. Lemparan yang
kemudian disebut
knuckleball itu merupakan salah satu lemparan yang sangat sulit dipukul. Akibat keanehannya, Tim Wakefield,
pitcher Boston Red Sox yang sering melakukan lemparan
knuckleball, sampai mendapat julukan "alien".
Ketika pertama kali mengetahui tendangan ini, saya berfikir bahwa
knuckle shot adalah improvisasi dari
banana kick. Tendangan pisang, yang membelokkan bola satu kali, dikembangkan menjadi
knuckle shot yang berbelok dua kali. Ternyata saya salah. Kedua tendangan ini sangat berbeda.
Berbeda dengan
banana kick yang ditendang dengan membuat bola berputar sekencang mungkin,
knuckle shot justru membuat bola mental dengan putaran seminimal mungkin. Rata-rata
knuckle shot
yang dilakukan Ronaldo hanya menghasilkan 0,5-1 putaran per detik.
Jumlah ini berbeda jauh dengan banana kick David Beckham atau Roberto
Carlos yang mencapai hingga 10 putaran per detiknya.
Lalu pertanyaannya, bagaimana knuckle shot bisa terjadi? Benarkah bola berbelok ke dua arah yang berbeda?
Para ahli memberi nama tendangan ini
knuckle shot karena terjadi efek
knuckle
(bola bergoyang di udara) ketika bola meluncur. Terdapat dua fenomena
pada efek knuckle, yaitu fenomena di bidang vertikal dan fenomena di
bidang horizontal.
Fenomena yang terjadi pada bidang vertikal
adalah bola yang terjatuh lebih cepat dari seharusnya. Bola yang sedang
meluncur kencang tiba-tiba jatuh beberapa sentimeter seolah-olah ada
yang mendorongnya dari atas.
Sementara itu, fenomena di bidang
horizontal adalah bola yang bergetar ke kanan dan ke kiri di udara. Hal
inilah yang kemudian menyebabkan bola terlihat berbelok lebih dari
sekali di udara.


* Fenomena horizontal
knuckle shot (atas) dan fenomena vertikal
knuckle shot (bawah)
Untuk lebih mengetahui gerak
knuckle shot,
bayangkanlah ketika Anda naik pesawat terbang. Pernahkah Anda merasa
pesawat seperti terjatuh sedikit kemudian melayang kembali? Jika
merasakan kejadian ini saat naik pesawat terbang, Anda tidak perlu
khawatir pesawat akan terjatuh, karena fenomena ini adalah hal yang
wajar terjadi.
Fenomena jatuhnya bola secara tiba-tiba saat efek
knuckle terjadi,
disebabkan oleh hal yang sama dengan fenomena pesawat terbang itu. Saat
meluncur di udara, bola akan menerima gaya gravitasi bumi yang
menyebabkan bola bergerak parabola. Namun, tekanan udara juga sedikit
memberi gaya angkat ke atas sehingga bola tidak langsung terjatuh.
Knuckle shot membuat
bola perputar sangat pelan.Ini menyebabkan gaya angkat bola, pada
posisi bola tertentu, berkurang drastis dari yang sebelumnya. Dengan
begitu, gaya gravitasi menjadi jauh lebih kuat ketimbang gaya angkat
bola.Hal inilah yang kemudian menyebabkan bola tiba-tiba terjatuh
sedikit, dan kemudian melayang kembali membentuk lintasan parabola yang
baru.
Menggoyangkan Bola Seperti RonaldoSekilas, tendangan ini memang sangat rumit dan mustahil untuk ditiru. Namun pada teorinya tendangan ini justru tidak sesulit
banana kick.
Saya, yang untuk ukuran pemain level amatir saja tidak lolos, dapat
melakukan tendangan ini sekali dari 10 kali percobaan yang saya lakukan.
Meskipun hasil tendangannya tentu saja tidak sesempurna yang dihasilkan
Ronaldo.
Seperti yang sudah dijelaskan tadi,
knuckle shot adalah tendangan yang menghasilkan bola meluncur tanpa menghasilkan putaran. Jika Anda mencari di situs
youtube,
akan ditemukan banyak video tutorial untuk melakukan tendangan khas
Cristiano Ronaldo ini. Dari tahapan-tahapan yang banyak dijelaskan,
sebenarnya ada dua tahapan inti untuk melakukan
knuckle shot.Untuk
menghasilkan tendangan tanpa putaran, bola harus ditendang tepat di
tengah-tengah. Bola juga mesti ditendang dengan bagian atas kaki, atau
sering juga disebut kura-kura kaki. Hal ini dikarenakan bagian kaki ini
adalah bagian yang paling keras, sehingga dapat menghasilkan benturan
paling maksimal.
Tahap penting terakhir adalah: setelah kaki dan
bola saling berbeturan, kaki harus segera dihentikan untuk tidak
mengikuti laju bola. Hal ini berguna untuk mempersingkat waktu kontak
antara kaki dengan bola, sehingga dampak yang dihasilkan akan semakin
besar.
Jika Anda baru pertama kali mencoba tendangan ini, saya
tidak menyarankan Anda untuk sering-sering melakukannya. Tendangan
menggunakan kura-kura, yang mengharuskan Anda menendang tepat ditengah,
cukup rawan menyebabkan cedera engkel.
Ketika benturan yang
terjadi tidak tepat, atau bahkan Anda justru menendang tanah, maka ada
risiko mencederai engkel. Berhentinya kaki secara tiba-tiba juga
memberikan beban yang lebih besar kepada otot kaki Anda, dibandingkan
jika Anda menendang bola seperti biasanya. Ini karena otot kaki Anda
harus memberikan tenaga lebih untuk melakukan pengereman laju kaki.
Untuk
itu, lebih baik melakukan latihan tendangan ini secara perlahan-lahan.
Pada tahap awal, coba kuasai setiap teknik dari tendangan ini dengan
baik tanpa mengeluarkan tenaga yang besarterlebih dahulu.
Tendang
bola tepat di tengah dengan tenaga kecil. Dengan begitu, tubuh Anda
akan mulai terbiasa dengan cara menendang yang baru ini. Setelah kaki
anda mulai terbiasa, sedikit demi sedikit tambahkan
power yang diberikan kaki Anda ke bola. Dengan begitu kaki tidak akan mendapatkan beban besar secara tiba-tiba.
***
Fenomena-fenomena
di dalam sepakbola atau olahraga manapun memang terkadang tidak masuk
akal. Namun selama hal tersebut masih bisa terjadi, pasti akan ada
penjelasan ilmiah yang dapat menjawab semuanya.
Bukan hal yang
mustahil pula jika suatu saat nanti akan muncul tendangan-tendangan baru
yang lebih aneh dari yang ada sekarang. Tendangan yang mungkin awalnya
hanya sebuah khayalan yang dicitakan para pengarang komik-komik masa
kecil kita.